|
GAMBAR
poster
grafiti
KomiK
KATA-KATA
artiKEL
poeSI
CERITA
LAGU
|
 |
McDONALD'S BERSALAH !
oleh Submissive Riot: Non profit anarcho
newsletterPUNX!
Kita semua sekarang sudah tahu, bagaimana keburukan-keburukan
McDonald's yang sebenarnya, bagaimana perusahaan tersebut mengeksploitasi
sumber daya manusia dan sumber daya alami. Tapi bagaimana bila kita bekerja
di McDonald's? Apakah kita harus keluar dari pekerjaan kita? Kalau kita
keluar, bagaimana lagi kita bisa mendapatkan penghasilan? Tapi bila kita
tidak keluar, dan tetap bekerja, bukankah itu juga mendukung sistem kapitalis
yang merusak negara kita? Kita tidak perlu keluar untuk tidak mendukung
McDonald's. Kita bisa menentangnay dengan cara bergabung atau mendukung
para McMouse yang ada di banyak store McDonald's. Tapi apakah McMose itu?
Kalian tahu apa arti dari 'Mouse' bukan? Jadi, McMouse adalah sebutan
para pekerja di McDonald's yang sifatnya mengambil kembali sebagian kekayaan
yang diterima McDonald's. Perampok? Bukan! McMouse bukanlah seorang perampok!
McMouse hanya mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi hak para pekerja
di McDonald's. Para pekerja disana telah di eksploitasi tenaganya oleh
McDonald's. Mereka di bayar rendah dan penuh tekanan untuk jam kerja yang
panjang dan tidak menentu, serta tanpa jaminan. Lalu apakah salah apabila
mereka mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi hak mereka? Tidak!
McMouse mengambil kembali haknya dengan cara mengambil seperti seekor
tikus. Seekor tikus mengambil makanannya secara sembunyi-sembunyi dan
pada saat yang tepat. Nah, Begitu pula cara McMouse disana beraksi. Aksi
para McMouse tersebut sebenarnya memang merugikan pihak perusahaan. Tapi
kerugian perusahaan tersebut tidak seberapa dibandingkan kerugian yang
diderita oleh para pekerjanya. Tidak ada artinya dibandingkan dengan kerugian
yang diderita negara negara dunia ketiga yang tanahnya diambil dari penduduknya
yang miskin, hanya untuk menternakan sapi sapinya, yang ternyata keuntungan
bukan untuk rakyat miskin tersebut, tapi untuk keuntungan perusahaan yang
sudah sangat kaya-raya. Kerugian yang diterima perusahaan sangat tidak
sebanding dengan kerugian yang diderita orang-orang miskin tersebut. Jadi,
sedandainya suatu saat kamu kebetulan melihat, atau memergoki seorang
McMouse sedang menjalankan aksinya, bantu dan dukung dia dalam menjalankan
aksinya. Jangan gagalkan aksinya! Karena dengan menggagalkan aksi McMouse
tersebut, berarti kamu mendukung sepenuhnya sistem kapitalis yang merugikan
diri kita juga, atau berarti kamu adalah seorang penjilat, yang ingin
mendapat keuntungan sendiri atas penderitaan orang lain. Apakah kamu seorang
penjilat?
Apakah kamu pernah melihat anak-anak jalanan atau para gelandangan yang
terbaring kedinginan dan kelaparan di jalan-jalan kota? Apakah kamu pernah
tahu, betapa sulitnya mereka mencari sedikit makanan untuk mengisi perutnya
yang sudah sangat lapar sehingga terkadang mereka harus mengais sisa-sisa
makanan di tempat sampah seperti seekor binatang yang kelaparan? Apakah
kamu juga tahu bagaimana setiap harinya di McDonald's kelebihan stock
makanan? Lalu apakah kamu tahu juga bagaimana perusahaan yang kaya raya
seperti McDonald's mengatasi kelebihan stock makanannya? Tapi apakah kamu
juga tahu, bahwa cara McDonald's mengtasi kelebihan tersebut adalah memasukan
burger-burger, daging-daging, nasi yang berlebih tersebut kedalam sebuah
karung plastik, lalu menyiramnya dengan air sehingga makanan tersebut
tak berupa dan tak dapat dimakan lagi, kemudian membuangnya ke tempat
sampah? Apakah kamu tahu tentang semua hal tersebut? Apakah kamu juga
mendukung McDonald's yang lebih baik membuang makanannya ke tempat sampah
daripada dibagikan kepada pada anak terlantar dan gelandangan yang sangat
kelaparan? Apakah kamu salah seorang yang berbuat seperti McDonald's?
Apakah kamu tidak sadar, bahwa zaman sekarang katanya sudah semakin maju,
sebenarnya malah semakin mundur? Apakah ketidakpedulian McDonald's terhadap
kaum miskin adalah sebuah kemajuan ? Apakah sebenarnya kemajuan teknologi
hanya untuk membentuk manusia menjadi mesin, membuat manusia kehilangan
perasaannya dan menjadi sebuah bentuk seperti mesin? Apakah kita semua
memang ingin menjadi sebuah mesin yang tak berperasaan? Apakah sebenarnya
guna dari pendidikan di sekolah sekolah kalau hasilnya cuma robot yang
tak mempunyai perasaan, tak perduli lagi pada sesamanya yang berada dalam
kesulitan? Lalu siapakah kita sebenarnya? Robot? Apakah kita memang senang
hidup sebagai robot, yang dikendalikan oleh mesin, bukan oleh akal pikiran
kita sebanagi manusia? Lalu apa gunanya kita mempunyai kemampuan untuk
berpikir dan merasakan kalau kita memilih hidup sebagai mesin? Mungkin
kita bisa tidak peduli pada para gelandangan dan kaum miskin, asal kita
bisa makan kenyang. Bukankah uang yang dipakai membeli makanan di McDonald's
adalah uang kita sendiri? O.K! Kita bebas berpendapat seperti itu. Tapi
apakah kita tidak pernah berpikir, bagaimana bila para gelandangan itu
adalah diri kita? Apakah kita pikir, kita tahu bagaimana masa depan kita?
Akan menjadi kaya, atau miskin? Apakah kita tidak pernah melihat sejarah,
bahwa seorang yang kaya bisa saja jatuh miskin dan menjadi gelandangan?
Bagaimana rasanya bila kita merasa lapar dan haus, lalu kita melihat setumpuk
makanan dibuang begitu saja tanpa sedikitpun diberikan kepada kita? Bagaimana
perasaan kita? Sakit hatikah kita? Para anak-anak jalanan dan para gelandangan
itu juga manusia yang bisa merasakan rasa lapar, rasa dingin dan sakit
hati. Pikirkan perasaan dan penderitaan mereka. Mungkin kita tidak bisa
menolong mereka dengan langsung memberikan makanan pada mereka, tapi dengan
tidak membeli makanan di McDonald's, itu sudah berarti sedikit menolong
menghapus sistem yang sedikit banyak turut membiarkan mereka sengsara.
Sistem kapitalis ada karena dukungan kita pad asistem tersebut, dan McDonald's
tetap ada karena dukungan kita pada perusahaan tersebut. Apakah lalu kita
akan terus mendukung McDonald's yang jelas jelas tak peduli pada apapun
selain keuntungannya sendiri ? Apakah kita akan membiarkan sistem yang
tak seimbang terus berjalan ? Apakah kita akan membiarkan orang semakin
kelaparan, sementara sang badut Ronald McDonald's terus tersenyum? Kita
tahu siapa sebenarnya yang harus kita tolong, apakah perusahaan multinasional
seperti McDonald's atau orang orang yang miskin? Semua pilihan ada di
tangan kita sendiri !
Sumber: Submissive Riot - Non profit anarcho newsletter - #2 /July 1998
McDONALD'S BERSALAH !
Tanggal 31 maret 1998, diadakan pengadilan untuk McDonald's atas tuntutan
dari NUS (National Union of Student - atau organisasi pelajar nasional
dari Inggris). Tuntutan NUS yaitu, McDonald's adalah praktek anti perserikatan
pekerja, pengeksploitasian pekerja, yang berhubungan dengan pengerusakan
lingkungan, kekejaman pada hewan dan pempromosian produksi-produksi makanan
yang tidak sehat.
Di akhir persidangan, Hakim memutuskan McDonald's bersalah atas fakta
fakta yang ditemukan, yaitu:
- McDonald's mengeksploitasi anak anak melalui iklannya.
- Mereka bersalah atas kekejaman terhadap hewan.
- Perusahaan tersebut anti perserikatan pekerja dan membayar pekerja diabwah
standar.
- McDonald's bersalah atas penghancuran hutan hujan di negara-negara dunia
ketiga.
- Penyia-nyian, Polusi, dan Sampah yang disebabkan oleh produk dari McDonald's
yang tidak bisa di daur ulang.
NUS tidak mau berasosiasi dengan perusahaan tersebut karena pengeksploitasian
manusia, hewan, dan lingkungan. Dan keputusan tersebut dirayakan juga
oleh para punx, skinhead, anarkis dan radikalis sayap kiri di Inggris
Berita ini diperoleh dari : London Greenpeace press release, 14th April
1998
STOP PEMBANTAIAN YANG TIDAK PERLU ! STOP McDONALDS !
Ok! Kebanyakan dari kita percaya bahwa binatang diciptakan oleh tuhan
untuk diberikan pada manusia. Tapi apakah kita diberi hak untuk mengeksploitasikannya
hanya untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya ? Membunuh binatang
untuk dimakan dan bertahan hidup. Itu wajar. Tapi membunuh binatang untuk
menambah kekayaan? Apakah itu wajar? Apakah kita tidak pernah berpikir
bahwa binatang itu ciptaan tuhan yang tidak bisa kita buat? Apakah kita
tidak pernah berpikir bahwa binatang juga dapat merasa takut, sedih, dan
sakit? Apakah kita mendukung McDonald's yang mengeksploitasikan binatang
untuk menambah kekayaan, bukan untuk bertahan hidup dan membantu hidup
orang lain?
Kita tidak perlu mendukung pembantaian, penghapusan kehidupan untuk alasan
yang tidak kuat, yaitu
PENAMBAHAN KEKAYAAN !
KIDS AGAINST McDONALD'S !
McDonald's telah menipu hampir semua lapisan masyarakat terutama anak
anak!
Mengapa ? karena McDonald's adalah tak lain dari :
- Penyebab Kanker (McCancer) - Mengikis kesehatanmu dengan menjual bahan
bahan makan awetan, semua makanan di McDonald's tak pernah berupa makanan
segar dan sehat, dan hal-hal seperti itulah yang sering menimbulakn penyakit
kanker hanya untuk menambah keuntungan.
- Pembunuh (McMurder) - Yang mengeksploitasi hewan-hewan yang secara besar-besaran
dibantai hanya untuk menambah keuntungan.
- Perusak (McDestructor) - Yang menghabiskan hutan hutan di negara seperti
Indonesia untuk peternakannya tanpa peduli akan daratan yang menjadi gundul
dan akan rakyat daerah tersebut yang membutuhkan tanah dan hutan untuk
hidup hanya untuk menambah keuntungan.
- Penyia-nyiaan Bahan (McWaste) - Yang membuat produk-produknya tidak
dapat didaur ulang, sehingga juga berarti pemborosan dan penambahan sampah
hanya untuk menambah keuntungan.
- Rakus (McGreedy) - Yang mengeksploitasi tenaga kerjanya dengan waktu
yang banyak tapi dengan bayaran yang murah hanya untuk menambah keuntungan.
Dan kunjunganmu untuk makan di McDonald's, atau pekerjaanmu di McDonald's,
juga berarti mendukung penghancuran planet bumi, mendukung sistem kapitalis
yang merusak negara kita, mendukung krisis moneter yang mengguncang negara
kita, membiarkan orang-orang miskin dan kelaparan semakin sengsara dan
membiarkan diri kita menjadi sebuah boneka tolol yang dapat dirusak, ditekan,
dan dihancurkan. Berarti kamu tidak peduli akan kesengsaraan yang diakibatkan
oleh uang atau makanan nikmat yang kamu peroleh ! Jangan tergoda dan tertipu
oleh hadiah Happy Meal yang bagus ! Apakah kita tidak sadar sebagian penyebab
kenaikan harga dollar dan turunya rupiah adalah karena dukungan kita terhadap
sistem kapitalis, dukungan kita terhdap McDonald's. Apakah kita terlalu
kaya sehingga krisis moneter ini tidak berpengaruh terhadap kita ? Apakah
kita terlalu buta untuk melihat kesengsaraan yang diderita sesama kita
? Apakah kita sebuah duplikat dari McDonald's yang lebih baik membuang
makanannya daripada diberikan pada orang orang miskin dan kelaparan, yang
mengais makanan di tempat sampah hanya utnuk sekedar mengisi perutnya
? Yang ingin terlihat mewah, terlihat kaya, menaikan gengsi, sementara
sebenarnya justru menurunkan martabat kita sebagai manusia. Apakah kita
termasuk pada orang orang tersebut ? Tapi pada akhirnya semua terserah
kepada kita sendiri, Bagaimana kita bertindak, Bagaimana meraih masa depan
yang lebih baik, semua tergantung dari tindakankita sendiri. Jadikanlah
masa depan menjadi sebuah dunia yang indah untuk hidup kita.
Sumber: Submissive Riot - Non profit anarcho newsletter - #1 /June 1998
AYAM DI McDONALD'S TELAH MENDERITA UNTUK KITA !
Apakah ada diantara kalian yang tahu, bagaimana McDonald's mematikan binatang-binatangnya
utnuk dibuat burger dan produk-produknya ? Inilah sekedar pembeberan fakta
dari salah seorang eks-pegawai McDonald's,
"Kondisi petrenakan
McDonald's terlalu buruk, tempat tersebut lebih mirp tempat penyiksaan
daripada sebuah tempat peternakan, contohnya yang terjadi pada ayam-ayam
di peternakan milik McDonald's ... Kondisi peternakan ayam yang akan dibuat
"Chicken McNuggets" dll, berada pada kondisi yang menyedihkan.
Ayam-ayam tersebut diletakan di sebuah kurungan yang sangat kecil (sebesar
kertas A4) dan tidak ada akses sinar matahari. Ayam-ayam itu tidak dapat
bergerak sama sekali walaupun untuk sekedar berdiri tegak. Dan sudah sejak
kecil, ayam-ayam tersebut disuntik dengan obat-obatan anti biotik dan
obat yang membuat ayam ayam tersebut menjadi cepat tumbuh dan berat. 44%
dari ayam-ayam tersebut mempunyai problem kesehatan dan memiliki kelainan
pada kakinya akibat pengaruh obat dan keadaan kandangnya. Dan ayam-ayam
yang mengalami tersebut dipisahkan dari yang lainnya dan dibantai dengan
memakai gas. Ayam-ayam yang terpilih (tidak kelihatan cacat) dan berumur
sekitar 6-7 minggu, dikirim ke tempat jagal dengan sembarangan. Banyak
ayam tersebut mengalami patah tulang dan luka luka, bahkan tidak sedikit
yang mati. Di tempat jagal , ayam ayam itu digantung terbalik dan dicelupkan
kedalam air yang dialiri listrik untuk mematikannya. Lebih dari 14% ayam-ayam
tersebut tidak mati, tapi mengalami penderitaan yang sangat akibat sengatan
listrik. Barulah kemudian, kepala ayam tersebut dipotong. Tapi pemotongannya
pun tidak sempurna, sekitar 1% dari ayam ayam tersebut masih hidup ketika
dimasukan ke dalam tangki daging. Dan ayam yang masih hidup itu akhirnya
tetap akan mati, tapi dengan sangat perlahan dan menyakitkan..."
Kenapa ayam-ayam tersebut seakan-akan disiksa terlebih dahulu, sebelum
dipotong ? Apakah McDonald's kurang kaya untuk memperbaiki kondisi peternakan
dan kondisi rumah jagalnya agar binatang binatang tersebut tidak tersiksa
dulu ketika akan dipotong ? Bayangkan, hampir setengah dari jumlah ayam-ayam
itu mengalami kelainan akibat ulah manusia, dan mereka lalu dimasukan
keruang gas dan dibantai, Lalu apa gunanya dipelihara ? Kenapa bukan kondisi
peternakannya yang diperbaiki, tapi malah terus menerus membantai ayam
ayam tersebut secara sia-sia ? Lalu apakah tidak pernah terpikir oleh
kita, efek obat dan kondisi kandangnya saja bisa menimbulkan kelainan
pada ayam, bagaimana bila kita memakan ayam yang tubuhnya penuh dengan
kadar obat obatan kimia ? Bukan tidak mungkin, kalau kitapun bisa mengalami
kelainan, dan mendapat problem serius dengan kesehatan kita. McDonald's
menggangap bahwa memastikan mati tidaknya binatang-binatang tersebut waktu
sudah disembelih hanya membuang-buang waktu yang mereka anggap juga menghambat
keuntungan yang didapat. Kenapa mereka lebih menghargai profit (keuntungan)
yang bisa didapat, daripada menghargai nyawa, walaupun itu nyawa bianatang.
Kenapa? Mungkin kita berpikir bahwa itu hanyalah sekedar ayam, jadi tak
mengapa kalau ayam-ayam itu tersiksa sebelum mati. Sebuah pemikiran yang
tolol,
Apakah kita tak pernah berpikir, bahwa seekor ayampun, dapat
merasakan rasa sakit, seperti manusia juga. Dan ayam-ayam itu telah mati
untuk kita, jadi kenapa tidak kita permundah kematian mereka dengan tidak
menyiksa mereka terlebih dahulu? Apakah salahnya membuang sedikit waktu
untuk memastikan kondisi peternakan dan memastikan bahwa ayam-ayam tersebut
benar benar dipotong ? Dan McDonald's adalah salah satu contoh saja, tentang
bagaimana sebuah perusahaan kapitalis menjalankan usahanya dengan tak
peduli apapun selain 'profit' yang bisa dikeruk. FUCK McDONALD'S !
|
 |